Apakah Asuransi Mobil All Risk Selalu Menguntungkan?

Anda ingin memiliki asuransi mobil? Maka saatnya Anda memilih antara asuransi mobil All Risk atau Total Loss Only. Lalu, apa perbedaan dari keduanya?

Asuransi Mobil All Risk

Asuransi All Risk disebut pula dengan asuransi Comprehensive. Semua kerugian pada kendaraan atau mobil Anda akan diganti rugi oleh perusahaan asuransi. Kerugian yang akan ditanggung bisa berupa kerusakan sebagian, kerusakana parah, dan juga kehilangan.

Kerugian akibat beberapa hal bisa di cover oleh jenis asuransi ini, yaitu: kejatuhan benda, kebakaran, pencurian, tabrakan, maupun benturan.

Sedangkan asuransi Total Loss Only (TLO) sedikit berbeda dengan asuransi All Risk. Di TLO ganti rugi hanya diberikan jika mobil mengalami kerusakan parah, kerusakan total di atas 75%.

Dalam ausransi TLO, Anda juga berhak mengajukan penambahan cakupan perlindungan. Beberapa diantaranya adalah akibat bencana alam (gempa bumi maupun tsunami), banjir, huru hara, dan terorisme.

Dari penjelasan di atas, dapat kita ketahui bahwa asuransi All Risk bisa lebih menguntungkan. Namun untuk lebih detailnya, berikut ini ada ulasan mengenai asuransi asuransi All Risk.

 

Mengenal Lebih Dekat Asuransi Mobil All Risk

Asuransi All Risk bisa meng-cover segala kerugian baik kecil maupun besar terhadap mobil Anda. Hal ini dianggap lebih menguntungkan bagi pemilik asuransi.

Namun, Anda wajib tahu seluk beluk tentang asuransi mobil All Risk. Hal ini bertujuan agar tidak salah memilih jenis asuransi yang seharusnya dipilih berdasarkan kebutuhan Anda.

1.Premi asuransi All Risk

Premi asuransi All Risk jauh lebih besar dari TLO. Hal ini wajar lantaran kerugian yang bisa di cover juga lebih banyak. Pemilik kendaraan jadi lebih tenang dalam berkendara.

Jumlah premi asuransi All Risk berkisar 2,5% hingag 3,5%. Angka ini bisa berbeda, tergantung dari perusahaan asuransi mana yang dipilih.

Jadi, jika mobil Anda seharga Rp. 200.000.000, maka hitungan premi yang harus dibayarkan adalah Rp. 5.000.000 hingga Rp. 7.000.000 per tahunnya. Cukup mahal, bukan? Namun keuntungan yang didapat juga cukup besar jika sewaktu waktu ada kerugian tak terduga.

2.Mengetahui own risk / OR

Baik asuransi mobil All Risk maupun TLO, selalu ada OR. OR adalah kewajiab pembayaran pemegang polis jika terjadi suatu kerugian.

Misalnya, jika terjadi suatu resiko sebperti kecelakaan, maka Anda harus menanggung biaya sendiri sebesar Rp.300.000 yang ditetapkan oleh perusahaan.

Sisa dari biaya perbaikan akibat kerusakan itu akan ditanggungkan kepada pihak perusahaan asuransi. Jadi nilainya tidaklah terlalu besar.

3.Perlindungan yang menyeluruh

Baik itu kerusakan besar maupun kecil, maka pihak asuransi bisa bertanggung jawab akan mengganti kerugiannya. Berbeda dengan TLO yang hanya mampu mengganti jika total kerusakan mencapai 75%.

Faislitas ini sering kali membuat pemilik asuransi All Risk tidak berhati-hati dalam berkendara karena sudah ada jaminan penggantian rugi jika terjadi kecelakaan.

4.Menguntungkan bagi yang mobilitasnya tinggi

Jika Anda seirng berkendara, maka memilih asuransi mobil All Risk lebih menguntungkan. Jadi,  jika ada kerusakan, seperti lecet pada mobil, maka tak perlu memusingkan biaya perbaikannya.

Mengenal Lebih Dekat Asuransi Mobil All Risk

Apalagi di kota-kota besar dimana resiko kerusakan pada mobil juga semakin besar. Banyak resiko lecet, terserempet, kecelakaan yang bisa terjadi di saat tak terduga. Maka, pemilihan asuransi All Risk dianggap paling tepat.

 

Itulah tadi seluk beluk asuransi mobil All Risk. Jika Anda akan memilihnya, maka pertimbangkan pula pembiayaan preminya. Karena premi asuransi All Risk jauh lebih besar meskipun keuntungan yang didapat juga lebih besar pula.

One Response

  1. Fajar Nur